Article Detail
PERENCANAAN PEMBELAJARAN DAN ASESSMEN IKM
PERENCANAAN PEMBELAJARAN DAN ASESSMEN IKM
(Materi disampaikan pada HSG oleh Agustinus Nanang
Baskara, S.Si, M.Pd)
Prinsip
Pembelajaran dan Prinsip Asesmen :
1) Pembelajaran
dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian
peserta didik saat ini, sesuai dengan kebutuhan belajar, serta mencerminkan
karakteristik dan perkembangan peserta didik yang beragam sehingga pembelajaran
menjadi bermakna dan menyenangkan;
2) Pembelajaran
dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar
sepanjang hayat;
3) Proses
pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik
secara holistic
4) pembelajaran
yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan
budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra;
5) pembelajaran
berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.
Prinsip
Asesmen :
1) Asesmen
merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi pembelajaran, dan
penyediaan informasi yang holistik, sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta
didik, dan orang tua/wali agar dapat memandu mereka dalam menentukan strategi
pembelajaran selanjutnya
2) asesmen
dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen tersebut, dengan
keleluasaan untuk menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen agar efektif
mencapai tujuan pembelajaran;
3) asesmen
dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable)
untuk menjelaskan kemajuan belajar, menentukan keputusan tentang langkah dan
sebagai dasar untuk menyusun program pembelajaran yang sesuai selanjutnya;
4) laporan
kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan
informatif, memberikan informasi yang bermanfaat tentang karakter dan
kompetensi yang dicapai, serta strategi tindak lanjut;
5) hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Proses
Perancangan Kegiatan Pembelajaran :
1) Memahami
Capaian Pembelajaran
§ Capaian
Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi yang ditargetkan.
§ CP
tidak cukup konkret untuk memandu Kegiatan pembelajaran seharihari. CP perlu
diurai menjadi tujuan-tujuan
§ Capaian
Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta
didik pada setiap fase
§ Jika dianalogikan dengan sebuah perjalanan berkendara, CP memberikan tujuan umum dan ketersediaan waktu yang tersedia untuk mencapai tujuan tersebut (fase). Untuk mencapai garis finish, pemerintah membuatnya ke dalam enam etape yangdisebut fase. Setiap fase lamanya 1-3 tahun.
2) Merumuskan
Tujuan Pembelajaran
§ Pahami
CP dapat ide mengolah ide dengan menggunakan kata-kata kunci
mengembangkan langkah demi langkah
§ CP
dalam 1 fase pendidik perlu mengembangkan beberapa tujuan pebelajaran.
§ Ada
2 komponen utama dalam penulisan tujuan pembelajaran :
§ Kompetensi
§ Lingkup Materi
3) Menyusun
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
§ ATP
è SILABUS
§ Adalah
perencanaan dan pengaturan pembelajaran dan asesmen secara garis besar untuk
jangka waktu satu tahun
§ ATP
è
• Merancang
sendiri berdasarkan CP
• Menggunakan
contoh dari pemerintah (Kemdikbud)
• Mengembangkan dan memodifikasi dari contoh.
4) Merancang
Pembelajaran
•
Modul Ajar RPP
• Modul
ajar dalam Kurikulum Merdeka ditujukan untuk membantu pendidik mengajar secara
lebih fleksibel dan kontekstual, tidak selalu menggunakan buku teks pelajaran.
Modul ajar dapat menjadi pilihan lain atau alternative strategi pembelajaran.
RENCANA
ASESMEN DALAM MODUL
§ Asesmen
Formatif
§ Asesmen
di awal pembelajaran
§ Asesmen
dalam proses pembelajaran
§ Asesmen
Sumatif
SMK,
terdapat bentuk penilaian atau asesmen khas yang membedakan dengan jenjang yang
lain,
§ Asesmen
Praktik Kerja Lapangan (PKL)
• Asesmen/pengukuran
terhadap capaian pembelajaran selama melaksanakan pembelajaran di dunia kerja,
meliputi substansi kompetensi ataupun budaya kerja.
• Asesmen
dilakukan oleh pembimbing/ instruktur dari dunia kerja dan atau bersama dengan
guru pendamping.
• Hasil
asesmen disampaikan pada rapor dengan mencantumkan keterangan industri tentang
kinerja secara keseluruhan berdasarkan jurnal PKL, sertifikat, atau surat
keterangan praktek kerja lapangan dari dunia kerja.
• Mendorong
peserta didik berkinerja baik saat melakukan pembelajaran di dunia kerja serta
memberikan kebanggaan pada peserta didik.
§ Uji
Kompetensi Kejuruan
• Asesmen
terhadap pencapaian kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI yang
dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP-P1/LSP-2/LSP-3), Panitia Teknis Uji Kompetensi (PTUK), atau satuan
pendidikan yang terakreditasi bersama dengan dunia kerja.
• Dapat
memperhitungkan paspor keterampilan (skills passport) yang diperoleh pada tahap
pembelajaran sebelumnya.
• Dapat
berupa observasi, demonstrasi, tes lisan, tes tulis, dan/atau portofolio sesuai
dengan prosedur yang ditetapkan olehdunia kerja, LSP, dan/atau PTUK.
• Hasil
dari uji kompetensi adalah predikat capaian kompetensi sebagaimana ditetapkan
oleh penyelenggara dan sertifikat keahlian untuk menghadapidunia kerja.
§ Ujian
Unit Kompetensi
• Asesmen
terhadap pencapaian satu atau beberapa unit kompetensi untuk mencapai kemampuan
melaksanakan satu bidang pekerjaan spesifik.
• Ujian
Unit Kompetensi dapat mengujikan beberapa unit kompetensi yang membentuk 1
(satu) Skema Sertifikasi.
• Ujian
Unit Kompetensi dapat dilaksanakan setiap tahun atau semester oleh satuan
pendidikan terakreditasi.
• Dapat
berupa observasi, demonstrasi, tes lisan, tes tulis, dan/atau portofolio.
• Mendorong
pendidik melaksanakan pembelajaran tuntas (mastery learning) pada materi
kejuruan. Pembelajaran tuntas dalam hal ini pembelajaran yang menekankan pada
pemenuhan unit atau elemen kompetensi sesuai dengan SKKNI.
• Hasil
dari ujian unit kompetensi adalah predikat capaian kompetensi sebagaimana
ditetapkan oleh penyelenggara, sertifikat keahlian, dan/atau skill passport
sebagai bekal menghadapi Uji Kompetensi Keahlian di akhir masa pembelajaran.
PENGOLAHAN
DAN PELAPORAN HASIL ASESMEN
§ Menggunakan
data kualitatif sebagai hasil asesmen
§ Dapat
juga menggunkan data kuanti.
§ Dapat
juga menggunakan data kuanti dan mendiskripsikan secara kualitatif.
§ Pendidik
diberikan keleluasaan untuk mengolah data kuanti, baik rerata maupun
proposional.
Mengolah
capaian tujuan pembelajaran menjadi NA
§ Misalnya
dalam 1 semester ada 6 tujuan pembelajaran untuk mapel IPA, 7 tujuan
pembelajaran untuk B. Indonesia, dan 5 tujuan pembelajaran untuk mapel Agama
(contoh hanya 3 mapel, namun cara ini dapat berlaku untuk semua mapel)
§ Ketuntasan
ditentukan untuk setiap tujuan pembelajaran, bukan hasil akhir pengolahan nilai
sumatif per mata pelajaran. Ketidaktuntasan ditandai (*) di tujuan pembelajaran
tertentu saja. Hal ini bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada orang tua dan
peserta didik tentang tujuan pembelajaran mana yang belum dituntaskan oleh
peserta didik.
PENGUKURAN
PENCAPAIAN DILAKUKAN UNTUK SETIAP TUJUAN PEMBELAJARAN DENGAN DATA KUALITATIF (SKALA
DENGAN DESKRIPTOR)
§ Perlu
bimbingan: peserta didik masih kesulitan dan sangat bergantung pada bimbingan
dalam mencapai tujuan pembelajaran dan belum siap memasuki pembelajaran lebih
lanjut. Perlu direkomendasikan untuk menguatkan tujuan pembelajaran dengan
mengikuti remedial.
§ Cukup:
peserta didik masih kesulitan dalam mencapai sebagian tujuan pembelajaran dan
perlu menguatkan tujuan pembelajaran yang dipelajari sebelum mengikuti
pembelajaran selanjutnya dengan penekanan pada aspek-aspek yang belum dikuasai.
§ Baik:
peserta didik sudah menuntaskan sebagian besar indikator tujuan pembelajaran
dan perlu siap mengikuti pembelajaran selanjutnya.
§ Sangat
baik: peserta didik mengikuti pembelajaran selanjutnya dan dilibatkan diberikan
pengayaan atau tantangan lebih.
PELAPORAN
HASIL BELAJAR
Komponen rapor
peserta didik SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK atau sederajat minimal
memuat informasi mengenai:
1.
Identitas peserta didik,
2.
Nama satuan pendidikan,
3.
Kelas,
4.
Semester,
5.
Mata pelajaran,
6.
Nilai,
7.
Deskripsi,
8.
Catatan guru,
9.
Presensi, dan
10. Kegiatan
ekstrakurikuler. (Bu-Was)
-
Kent03 Apr 2024 02:04:10The Ultimate Glossary Of Terms For English Pornstars English pornstars
-
Wilda31 May 2024 12:05:48The 10 Scariest Things About Kayleigh Wanless Pornstar Kayleigh Wanless Pornstar